• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia
Universitas Gajah Mada
  • Beranda
    • Kalender Kegiatan
    • Kegiatan Terdekat
    • Berita
    • Konten Edukasi
    • Magang
    • Laporan Tahunan
  • Tentang PKGM
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Peneliti
    • Kontak Kami
  • Kegiatan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Pelatihan
    • Publikasi
  • Pengalaman Kerjasama
    • Perusahaan
    • Pemerintah
  • LUARAN KEGIATAN
    • Buku dan Modul
    • Video
    • POLICY BRIEF
    • ARTIKEL JURNAL
  • Beranda
  • 2022
  • September
Arsip 2022:

September

DAFTAR YUK!! – MINI CLASS IBU HAMIL DAN MENYUSUI

BeritaPelatihan/Workshop Rabu, 28 September 2022

Gizi Ibu dan Anak saat ini akan mempengaruhi masa depan Anak, saatnya belajar bersama 3 narasumber ahli yuk untuk mempersiapkan masa depan anak yang lebih baik 🙌🏻

Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia, FK-KMK UGM mengadakan Mini Class untuk Ibu Hamil dan Menyusui: Gizi Ibu dan Generasi Unggul di Masa Depan

Catat jadwanya 🤗:
📅 Sabtu, 1 Oktober 2022
⏰ 09.00 WIB
📍Zoom Meeting

GRATIS! Segera isi link pendaftaran 👇🏻👇🏻👇🏻
https://bit.ly/MiniClassUGM2022
https://bit.ly/MiniClassUGM2022

Sampai berjumpa di Mini Class ✨

Workshop Analisis dan Advokasi Kebijakan Stunting

BeritaBerita2 Minggu, 25 September 2022

Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui pendanaan matching fund Kedaireka 2022 bermitra dengan BKKBN menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan mendekatkan riset dengan program dan kebijakan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan peluncuran Program Penguatan Pentahelix untuk Jogja ISTIMEWA: Inisiasi Sinergi oleh Perguruan Tinggi Menuju Kawasan Bebas Stunting 2022 Pada tanggal 24-25 September 2022 bertempat di The 101 Yogyakarta Tugu Hotel, PKGM FK-KMK UGM telah menyelenggarakan  Peluncuran Program Kedaireka Jogja ISTIMEWA 2022 serta workshop mengenai analisis dan advokasi kebijakan stunting, yang memberikan kesempatan kepada akademisi untuk meningkatkan kemampuannya dalam melakukan kajian, evaluasi, advokasi dan penyusunan policy brief  bagi pemerintah dan stakeholder lain yang terkait.

Kegiatan dibuka dengan sambutan, pertama oleh Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes selaku ketua PKGM FK-KMK UGM. Beliau berharap dari kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah khususnya pemerintah DI Yogyakarta untuk menurunkan prevalensi stunting.

Kedua, sambutan Dr. Edi Setiawan, S.Si, M.Sc., MSE selaku Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan, beliau berharap kegiatan matching fund peluncuran program kedaireka jogja istimewa 2022 ini dapat meningkatkan komitmen dan mempererat kolaborasi seluruh elemen yang ada di provinsi DIY, bukan hanya elemen di perguruan tinggi namun juga seluruh elemen pentahelix yang ada di DIY untuk kita berkerja bersama membangun gizi keluarga dalam upaya mencegah stunting untuk pembangunan sdm bangsa Indonesia yang berkualitas.

Ketiga, sambutan oleh Ketua Tim Jogja ISTIMEWA Dr. Lily Arsanti Lestari, STP., MP dilanjutkan pemaparan rencana kegiatan serta diskusi dan kesepakatan antara anggota tim, mahasiswa, dan mitra pengusul yang dipandu oleh Ibu Mutiara Tirta, Ph.D selaku Ketua PIC Provinsi DI Yogyakarta.

Kegiatan ini juga turut mengundang sejumlah narasumber yang memaparkan beragam topik antara lain Memahami Kebijakan Kesehatan dan Prosesnya, Metodologi Riset Kebijakan, Dokumentasi Saran Kebijakan Stunting (penulisan policy brief), Advokasi Saran Kebijakan Stunting. Keempat topik tersebut dipaparkan langsung oleh para narasumber yang kompeten dalam bidang masing-masing yaitu Dr. Diah Ayu Puspandari Apt, MBA, M.Kes selaku Direktur Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan (KPMAK) dan Ibu Tri Muhartini, MPA peneliti dari Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM. Dari kegiatan ini diharapkan akademisi dapat berperan lebih besar dalam memberikan rekomendasi kebijakan penurunan stunting berbasis bukti.

URUN REMBUG #1 “Penguatan Kolaborasi Pentahelix dalam Aksi Konvergensi Stunting di DI Yogyakarta”

Berita2 Kamis, 1 September 2022

Sedoyo Dipunsarengaken, Sedoyo Sami Nyengkuyung: Launching dan Urun Rembug BERANTING (Bersatu Atasi Stunting) # 1

 

Departemen Gizi Kesehatan bersama Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM didukung oleh BKKBN DIY menyelenggarakan kegiatan Launching dan Urun Rembug BERANTING #1 (Bersatu Atasi Stunting) secara online melalui Zoom Meeting. Kegiatan Urun Rembug pertama ini mengangkat tema “Penguatan Kolaborasi Pentahelix dalam Aksi Konvergensi Stunting di DI Yogyakarta” yang bertujuan untuk menjalin komunikasi konstruktif dan mengoptimalkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan unsur pentahelix meliputi akademisi, pemerintah, komunitas, media, dan dunia usaha.

Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Lily Arsanti, STP, MP dalam sambutannya, dengan payung pentahelix harapannya semua unsur baik akademisi, pemerintah, komunitas, media, dunia usaha, dan masyarakat dapat saling bekerja sama dalam mengoptimalkan pelaksanaan program penanganan stunting sehingga dapat mencapai target penurunan prevalensi stunting di DIY.

Kegiatan Urun Rembug BERANTING ini turut menghadirkan narasumber – narasumber yang berkompeten di bidangnya yakni: Bapak Doddy Bagus Jatmiko, SE, Akt, CA, dari BAPPEDA DIY; Ibu Rizki Andini, S.Gz, Mhlth & IntDev dari Yayasan Cipta; Ibu Dr. Siti Helmyati, DCN, M.Kes selaku Ketua POKJA Stunting; Ibu Mutiara Tirta Prabandari Lintang Kusuma, PhD selaku koordinator PT Peduli Stunting DIY; dan Ibu Maria Wigati, MPH selaku koordinator Jogja BERANTING  serta dimoderatori oleh Ibu Digna Niken Purwaningrum, MPH, PhD.

“Sedoyo dipungatosaken, kemitraan dan sinergi yang konvergen menjadi kunci keberhasilan dalam tercapainya tujuan utama tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, dan berkurangnya kesenjangan. Dengan adanya kerja kolaboratif yang sinergis antar stakeholder diharapkan dapat memberikan daya ungkit dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan semboyan SDGs “No One Left Behind” atau “Tak Seorangpun Terlewatkan,” ungkap Bapak Doddy Bagus Jatmiko, SE, Akt, Ca dalam paparannya.

Menurut Advocacy Officer Yayasan Cipta, Ibu Rizki Andini S.Gz, Mhlth & IntDev, dengan adanya pelibatan lintas sektor sejak awal pendampingan dapat mendorong munculnya local champions atau mitra kunci di daerah serta menguatkan sense of ownership yang akan memunculkan komitmen untuk memberikan kinerja terbaik dan memberikan dampak positif dalam mendorong perilaku perubahan masyarakat dan mendorong advokasi isu-isu stunting.

Tentunya perguruan tinggi memiliki peranan penting dalam menjawab tantangan-tantangan global termasuk tantangan dalam pelaksanaan konvergensi stunting. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua Pokja Stunting FK-KMK UGM, Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes, Perguruan Tinggi merupakan suatu ekosistem yang kaya akan pengetahuan, penelitian, pengkajian, dan inovasi yang dapat menjawab isu global. Beliau menekankan bahwa Perguruan Tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga berkontribusi terhadap lingkungan sekitar. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian harus saling bersinergi dalam kerangka pentahelix, sehingga hasil penelitian dan pengkajian yang dilakukan oleh perguruan tinggi dapat dianalisis dan direkontekstualisasi untuk membentuk suatu rekomendasi yang sesuai dengan keadaan lokal dan diharapkan dapat menghasilkan evidence-based decisions on nutrition policy and programming.

Koordinator Perguruan Tinggi Peduli Stunting Provinsi DIY, Ibu Mutiara Kusuma, PhD, menekankan bahwa keberhasilan kolaborasi pentahelix adalah keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media memiliki perannya masing – masing yang turut memiliki andil besar dalam upaya pengendalian stunting. Tentunya, penurunan egosektoral sangat penting agar tercipta komunikasi yang sinergis dan harmonis.

Puncak kegiatan Urun Rembug #1 adalah launching forum Perguruan Tinggi dan Mahasiswa Peduli Stunting yang disampaikan oleh Ibu Maria Wigati, MPH selaku koordinator acara dan Tim Pendamping dari UGM. Dengan adanya forum yang dinamakan BERANTING ini, diharapkan dapat menguatkan akar yang akan menumbuhkan ranting – ranting yang dapat menjangkau semua pihak dalam komunikasi kerja sama, kolaborasi, dan sinergitas dalam upaya penurunan stunting di Provinsi DIY. Tujuan dibentuknya forum ini adalah untuk memfasilitasi komunikasi antar pihak dalam unsur pentahelix, membangun jejaring lintas lembaga, melaksanakan aktivitas pelatihan dan pengembangan, serta sebagai sarana sosialisasi aktivitas yang terbuka untuk umum.

“Matahari berkolaborasi dengan tanah untuk menumbuhkan bunga di bumi. Bukan untuk mencari siapa yang paling berperan, tetapi bagaimana kita menyesuaikan diri sesuai dengan peran kita masing – masing, saling bekerja sama, bersinergi, dan saling mendukung demi tercapainya penurunan angka stunting di DIY,” pungkas Ibu Maria [Renita].

 

 

Penulis: Renita

Berita Terkini

  • Mengendalikan Konsumsi Ultra-Processed Foods (UPF) sebagai Bagian dari Sustainable Healthy Diets Menuju Generasi Emas 2045
    27/01/2026
  • HACCP dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi: Pilar Keamanan Pangan di Indonesia
    26/01/2026
  • Mengenal Lebih Dekat School Meal Program di Berbagai Negara
    21/01/2026
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM)
(Center for Health and Human Nutrition/CH2N)

Gd Litbang FK-KMK Lt.3, Jalan Medika No.1, Sendowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Telp./Faks. (0274) 547775
Email: ch2n.fk@ugm.ac.id

© PKGM-FKKMK UGM 2021

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY