• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia
Universitas Gajah Mada
  • Beranda
    • Kalender Kegiatan
    • Kegiatan Terdekat
    • Berita
    • Konten Edukasi
    • Magang
    • Laporan Tahunan
  • Tentang PKGM
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Peneliti
    • Kontak Kami
  • Kegiatan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Pelatihan
    • Publikasi
  • Pengalaman Kerjasama
    • Perusahaan
    • Pemerintah
  • LUARAN KEGIATAN
    • Buku dan Modul
    • Video
    • POLICY BRIEF
    • ARTIKEL JURNAL
  • Beranda
  • 2024
  • Mei
Arsip 2024:

Mei

Menjadi Narasumber dalam Kegiatan DWP Kabupaten Sleman, Peneliti PKGM Sampaikan Tentang Bekal Sekolah Sehat Bergizi

Berita Sabtu, 18 Mei 2024

Sleman, peneliti Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM yang juga dosen Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM, Ibu Aviria Ermamilia, S.Gz., M.Gizi., RD, menjadi pemateri atau narasumber dalam pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sleman pada Jum’at, 17 Mei 2024 di Aula Unit 1 Pemda Kabupaten Sleman. Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka realisasi program kerja tahun 2024 DWP Kabupaten Sleman serta bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya membawa bekal sekolah pada anak.

Kegiatan dibuka oleh ketua panitia Ibu Widyawati dan sambutan Ibu Fatwa Sari Tetra Dewi selaku ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sleman. Acara dilanjutkan sesi materi, dalam kesempatan ini Ibu Aviria menyampaikan topik berjudul “Bekal Sekolah Sehat Bergizi”. Dalam paparan Beliau disampaikan bahwa peran nutrisi sangat diperlukan bagi anak sekolah sehingga bekal makan siang bisa menjadi salah satu solusi pemenuhan gizi yang aman dan bergizi. Kegiatan dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab bersama dengan peserta dan diakhiri dengan sesi foto bersama. 

Setelah mengikuti pertemuan ini diharapkan peserta dapat menerapkan kebiasaan baik pada anak membawa bekal sekolah yang sehat dan bergizi agar kebutuhan nutrisi harian anak tercukupi. Kegiatan PKGM ini turut mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) ke-3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan. 

Institut Danone International Menggandeng Peneliti PKGM Melakukan Studi tentang Sustainable Diet di Indonesia

Berita Selasa, 14 Mei 2024

 

Perubahan iklim dan permasalahan lingkungan tengah menjadi isu yang gencar disorot oleh masyarakat dunia. Akibatnya mulai muncul gaya hidup ramah lingkungan atau sustainable living sebagai upaya menghadapi isu lingkungan tersebut. Perilaku sustainable living diwujudkan salah satunya dengan menerapkan prinsip sustainable diet atau pola makan berkelanjutan dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan ramah lingkungan. 

Dikutip dari Food and Agriculture Organization (FAO), sustainable diet merupakan pola makan dengan dampak lingkungan yang rendah yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan gizi serta kehidupan yang sehat untuk generasi sekarang dan yang akan datang. Pola makan ini turut melindungi dan menghormati keanekaragaman hayati dan ekosistem, dapat diterima secara budaya, dapat diakses, adil secara ekonomi dan terjangkau; bergizi cukup, aman dan sehat; serta mengoptimalkan sumber daya alam dan sumber daya manusia.

Berangkat dari permasalahan tersebut Institut Danone International berinisiatif meluncurkan sebuah proyek studi yang berjudul “Cross-country comparison of consumer perceptions and understandings of environmentally sustainable eating.” Tujuan studi tersebut adalah untuk membandingkan persepsi dan pemahaman konsumen mengenai pola makan yang ramah lingkungan sebagai upaya untuk menginformasikan pesan dan strategi intervensi yang tepat. Proyek ini dijalankan di enam negara yaitu Italia, Jepang, Spanyol, Kanada, Meksiko, dan Indonesia. Pada studi yang dilakukan di Indonesia, Institut Danone International turut menggandeng peneliti dari Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) UGM, Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes, sebagai research assistant dan dr. Widjaya Lukito, SpGK, PhD sebagai site investigator.

Studi ini akan melibatkan sebanyak 30 hingga 45 responden yang berasal dari masyarakat umum dengan syarat berusia 18-35 tahun dan bukan berasal dari lulusan ilmu gizi maupun ilmu lingkungan. Pengambilan data akan dilakukan menggunakan metode wawancara mendalam terhadap responden yang memenuhi kriteria dan bersedia terlibat dalam rangkaian kegiatan penelitian. Peneliti menargetkan untuk menjangkau keterwakilan dari tiga bagian wilayah di Indonesia yaitu barat, tengah, dan timur, sehingga studi ini dapat menghasilkan gambaran masyarakat Indonesia secara lebih baik. Saat ini studi sudah berjalan pada tahap pendaftaran calon responden. Penyebarluasan informasi pendaftaran dilakukan dengan menggunakan poster yang diunggah pada media sosial PKGM yaitu Instagram. Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dan tertarik untuk bergabung dapat mengisi pada link bit.ly/daftarSHD.

Pola makan berkelanjutan atau sustainable diet berhubungan erat dengan permasalahan gizi dan kesehatan masyarakat. Melalui studi ini, PKGM berharap dapat menyumbang kontribusi keilmuan terhadap masalah gizi dan kesehatan khususnya berkaitan dengan pangan dan lingkungan, serta turut mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) yang kedua yaitu mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang lebih baik, serta mempromosikan pertanian berkelanjutan. 

 

Sumber:

Gold, K., & McBurney, R. P. H. (2010). Sustainable diets and biodiversity: Directions and solutions for policy, research and action. Food and Agriculture Organization of the United Nations, Rome, Italy, 108-114.

PKMK Lakukan Diseminasi Hasil Studi Gizi dan Kesehatan Mental Remaja Indonesia di Kabupaten Gunung Kidul, Peneliti PKGM Menjadi Pengarah.

Berita Rabu, 8 Mei 2024

Wonosari, PKGM – Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) UGM melaksanakan kegiatan diseminasi hasil Indonesian Adolescent Nutrition and Mental Health Study (INHES) atau Studi Gizi dan Kesehatan Mental Remaja Indonesia pada Selasa, 7 Mei 2024 di Hotel Santika Gunungkidul. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kabupaten Gunungkidul, H.Sunaryanta, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan turut diikuti oleh perwakilan dari dinas, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan tim penelitian dengan total undangan kurang lebih 100 orang. Sebagai perwakilan dari tim penelitian, Alida Melse dari Wageningen University, Belanda, menyampaikan pendahuluan terkait peran tim peneliti dalam menemukan permasalahan pada remaja di Kabupaten Gunungkidul dan harapan terhadap kehidupan remaja yang lebih baik di masa depan. 

Indonesian Adolescent Nutrition and Mental Health Study (INHES) atau Studi Gizi dan Kesehatan Mental Remaja Indonesia merupakan sebuah studi yang mengkaji tentang kesehatan dan gizi remaja termasuk ketahanan pangan, status gizi, anemia, kesehatan mental. Penelitian ini telah dilakukan di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta sejak era pandemi tahun 2021 hingga 2024. 

Studi ini dilakukan atas kerjasama antara PKMK, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Indonesia, dan Wageningen University and Research (WUR), Belanda. Penelitian ini didukung sepenuhnya oleh Neys van Hoogstraten Foundation, IMMANA Fellowship Program, University Fund Wageningen, dan pemerintahan Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DI Yogyakarta. Ketua tim peneliti, Muhammad Asrullah, Ph.D, turut memperkenalkan tim peneliti yang terdiri dari pengarah, peneliti, manajer, dan tim lapangan. 

Kegiatan diseminasi dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pemaparan hasil penelitian dan sesi diskusi rekomendasi kebijakan. Pada sesi pertama, Asrullah atau yang akrab dipanggil Arul, menyampaikan hasil temuan studi di mana terjadi penurunan prevalensi gangguan jiwa dari tahun 2021 (28,3%) ke studi lanjutan di 2022 (6,9%). Sebaliknya kejadian anemia justru lebih banyak pada studi lanjutan (32,1%) dibandingkan dengan tahun 2021 (23,4%). Selain itu, terjadi penurunan prevalensi keanekaragaman makanan yang kurang memadai (7,5% vs 1,6%), penurunan konsumsi makanan berisiko tinggi (73,1% vs 32,7%), dan peningkatan keamanan pangan (59,9% vs 67,5%). Pada sesi kedua, dengan dipandu oleh tim peneliti, peserta diminta mengurutkan prioritas rekomendasi kebijakan menggunakan mentimeter (menti.com). Ketua tim peneliti mengatakan keberhasilan studi ini tidak terlepas dari dukungan semua tim peneliti, masyarakat, dan pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul.

Peneliti PKGM, Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes, menjadi salah satu anggota tim pengarah dalam studi INHES. Siti Helmyati turut berperan dalam penelitian ini dengan keahliannya di bidang gizi masyarakat dan anemia pada remaja. Tidak hanya untuk membantu dalam mengatasi masalah gizi dan anemia remaja di Kabupaten Gunungkidul, kesempatan ini turut dimanfaatkan oleh PKGM untuk menjalin kemitraan lebih luas dengan peneliti dari universitas mancanegara dan lintas keilmuan, dalam hal ini Wageningen University, Belanda, dan PKMK UGM. Hal ini menjadi komitmen PKGM untuk mendukung keberhasilan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya tujuan ke-3 yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan, serta tujuan ke-17 yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan. 

 

Kontributor: Lintang Aryanti.

 

Berita Terkini

  • Kolaborasi PKGM UGM–HCML Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting di Pulau Gili Raja Kabupaten Sumenep
    30/10/2025
  • Pelatihan Pengembangan Media Edukasi Kesehatan Berbasis Digital bagi Guru SMPIT LHI Banguntapan
    28/10/2025
  • Daftar Sekarang! SPORTIFITNESS 10: Short Course & Workshop Sport and Wellness Nutrition Gizi Olahraga Prestasi Level 1 (Basic)
    09/09/2025
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM)
(Center for Health and Human Nutrition/CH2N)

Gd Litbang FK-KMK Lt.3, Jalan Medika No.1, Sendowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Telp./Faks. (0274) 547775
Email: ch2n.fk@ugm.ac.id

© PKGM-FKKMK UGM 2021

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY