Sleman, PKGM – Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada kembali menggelar Pekan Raya Medika 2025, sebuah ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, riset, dan pengabdian masyarakat dari berbagai unit kerja di FK-KMK. Salah satu rangkaian kegiatan ini adalah pameran produk inovasi klaster, yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 17–18 Oktober 2026, bertempat di Lantai 1 Gedung Radiopoetro FK-KMK UGM.
Pameran ini diikuti oleh lima klaster utama, yakni Klaster Pusat Kajian, Klaster Biomedis, Klaster Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Klaster Bedah, dan Klaster Non-Bedah. Masing-masing klaster menampilkan produk dan keluaran riset yang berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) kepada para pengunjung yang hadir.
Sebagai bagian dari Klaster Pusat Kajian, Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) turut berpartisipasi memeriahkan pameran ini. PKGM menampilkan berbagai program, kegiatan, dan produk unggulan yang merefleksikan kontribusi lembaga dalam riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan dan gizi.
Selain PKGM, Klaster Pusat Kajian juga menampilkan kontribusi dari 10 pusat kajian di FK-KMK UGM. Pengunjung dapat melihat beragam inovasi mulai dari modul etik kesehatan dari Pusat Bioetik dan Humaniora Kesehatan, penelitian nyamuk Wolbachia dari Pusat Kedokteran Tropis, hingga produk Jamu Jogorogo dari Pusat Kedokteran Herbal.
Sinergi seluruh pusat kajian ini memperkuat peran FK-KMK UGM dalam mendukung SDG 3: kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 4: pendidikan berkualitas, SDG 8: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 11: kota dan permukiman yang berkelanjutan, dan SDG 17: kemitraan untuk mencapai tujuan.