• UGM
  • IT Center
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia
Universitas Gajah Mada
  • Beranda
    • Kalender Kegiatan
    • Kegiatan Terdekat
    • Berita
    • Konten Edukasi
    • Magang
    • Laporan Tahunan
  • Tentang PKGM
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Peneliti
    • Kontak Kami
  • Kegiatan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Pelatihan
    • Publikasi
  • Pengalaman Kerjasama
    • Perusahaan
    • Pemerintah
  • LUARAN KEGIATAN
    • Buku dan Modul
    • Video
    • POLICY BRIEF
    • ARTIKEL JURNAL
  • Beranda
  • Berita
Arsip:

Berita

PKGM Cegah Anemia Remaja Putri melalui Tes Skrining Hb di SMP LHI Banguntapan

Berita Senin, 15 Desember 2025

Banguntapan, 11 Desember 2025 — Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) melaksanakan kegiatan pengecekan kadar hemoglobin (Hb) bagi siswi kelas 7 dan 8 di SMP LHI Banguntapan yang diikuti oleh 65 anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat PKGM tahun 2025 yang berjudul “Penguatan Peran Sekolah dalam Membangun Budaya Kesehatan melalui Program Health Promoting School, Implementasi Tahun ke-2.”

Pengecekan Hb bertujuan untuk deteksi dini anemia pada remaja putri di mana kegiatan ini sudah dilaksanakan oleh PKGM dan SMPIT LHI Banguntapan sejak tahun 2024. Pada tahun sebelumnya ditemukan sekitar 19,1% siswa putri memiliki kadar Hb <12g/dL. Temuan tersebut mendorong PKGM untuk melakukan pemantauan kembali pada tahun 2025. Hasil dari pemeriksaan rutin diharapkan dapat menjadi perhatian sekolah khususnya dalam menguatkan program pemberian tablet tambah darah (TTD) untuk siswi. Selama proses pengecekan Hb petugas juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya konsumsi TTD untuk pencegahan anemia.

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Hal tersebut disebabkan karena remaja putri mengalami mentruasi yang menyebabkan mereka kehilangan banyak hemoglobin dalam darah. Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang berfungsi mengangkut oksiden dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Di masa-masa remaja, kadar hemoglobin yang rendah dapat mengganggu pertumbuhan. Salah satu dampak langsung anemia pada remaja putri adalah penurunan konsentarsi belajar akibat kurangnya suplai oksigen ke otak. Oleh karena itu melalui kegiatan ini, PKGM berharap para siswi dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sehingga mampu mendukung konsentrasi belajar dan prestasi akademik.

Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 5 (Kesetaraan Gender).

Kolaborasi PKGM dan ISNA Bekali Ketrampilan Ahli Gizi dan Pelatih untuk Performa Atlet Optimal Melalui Sportifitness 10

Berita Rabu, 26 November 2025

Sleman, PKGM – Sebagai rangkaian dari Sportifitness 10: Short Course and Workshop Sport and Wellness Nutrition, Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM bersama dengan Indonesia SISNA menyelenggarakan workshop pada 20-21 November 2025 di Gedung Tahir Lantai 8 FK-KMK UGM. Kegiatan workshop dua hari tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam melakukan pemeriksaan fisik, biokimia, antropometri, serta asesmen asupan atlet.

Workshop hari pertama dibuka dengan sambutan dari Ketua PKGM, Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes, dan Ketua ISNA, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., Dietisien, MPH. Sesi dilanjutkan dengan materi pertama tentang pengukuran antropometri atlet yang disampaikan oleh Ibu Dr. Mirza. Penyampaian materi diselingi dengan demo praktik pengukuran dan diskusi interaktif.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengukuran fisik klinis yang difasilitasi oleh Assifatu Rahmah Zada, S.Gz. Sesi ini melatih peserta dalam mengukur tekanan darah dan nadi basal, serta mempraktikan zona latihan atlet. Selain fisik klinis, praktik pengukuran lainnya adalah antropometri yang dipandu oleh Nurulita Septiana S.Gz. Pada sesi ini peserta dilatih untuk melakukan pengukuran komposisi tubuh dan interpretasi somatotype.

Bergeser pada hari kedua, sebelum melakukan praktik pengukuran langsung, peserta dibekali dengan materi asesmen biokimia yang disampaikan oleh Ibu Dian Caturini Sulistyoningrum, B.Sc., M.Sc., Ph.D. Pengukuran biomarker darah dan urin sangat penting dilakukan untuk menyiapkan atlet dalam kompetisi.

Setelah pemaparan materi kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik pemeriksaan biokimia darah dan urin serta asesmen asupan. Pada sesi biokimia peserta melakukan praktik pengukuran gula darah, kolesterol, asam urat, dan hemoglobin serta penilaian hidrasi yang dipandu oleh Kak Assyifa. Sesi terakhir adalah praktik menilai asupan atlet dimana peserta belajar untuk menghitung kebutuhan dan merancang menu sesuai dengan kasus. Pada sesi terakhir ini difasilitatori oleh Kak Kurnia Maratus Solichah, S.Gz., MS., RD.

Workshop Sportifitness 10 menjadi wujud komitmen PKGM dan ISNA dalam mendukung ekosistem olahraga prestasi yang sehat, ilmiah, dan berkelanjutan. Workshop ini merupakan implementasi nyata SDG 3: kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 4: pendidikan berkualitas, dan SDG 17: kemitraan untuk mencapai tujuan.

Webinar Sportifitness 10 Hadirkan Pakar Olahraga, Gizi, dan Kesehatan untuk Cetak Atlet Indonesia Berprestasi

Berita Selasa, 25 November 2025

Sleman, PKGM – 17–19 November 2025 Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM berkolaborasi dengan Indonesian Sports Nutrition Association (ISNA) sukses menyelenggarakan Webinar Gizi Olahraga Prestasi Level 1 selama tiga hari pada 17-19 November 2025. Kegiatan ini menjadi rangkaian Sportifitness 10: Short Course and Workshop Sport and Wellness Nutrition. Dengan menghadirkan berbagai pakar olahraga, kesehatan, dan gizi, webinar ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, akademisi, dan praktisi di bidang gizi olahraga di Indonesia.

Hari pertama Webinar Sportifitness 10 diawali dengan sambutan Ketua PKGM Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes., dan Ketua ISNA Dr. Mirza Hapsari, S.Gz., MPH., RD., kemudian dilanjutkan dengan tiga materi utama yang menitikberatkan pada penguatan dasar manajemen dan kebutuhan energi atlet. Materi tersebut meliputi organisasi keolahragaan oleh Erfita Anasha Wiraida, S.Gz., AIFO, yang mengulas peran struktur organisasi dalam pembinaan prestasi, pemeriksaan status hidrasi atlet oleh Dr. Mirza Hapsari yang menekankan pentingnya pemantauan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi, serta asesmen asupan dan perhitungan kebutuhan energi atlet sesuai aktivitas dan jenis olahraga.

Tidak kalah menarik dari hari pertama, pada hari kedua ini peserta mendapatkan materi lanjutan yang mencakup psikologi atlet oleh Dr. Lilik Sudarwati A., S.Psi., M.H., yang menekankan peran kondisi mental dalam peningkatan performa, strategi penyelenggaraan makanan atlet oleh Ibtidau Niamilah, S.Gz., MPH., serta pemeriksaan fisik-klinis dan medical condition test oleh dr. Muhammad Ikhwan Zein, Sp.KO., SubSp.ALK., sebagai dasar penentuan intensitas latihan yang aman dan optimal.

Pada hari terakhir webinar menyoroti performa atlet secara komprehensif melalui pembahasan aspek kesehatan oleh Dr. dr. Rahmaningsih Mara Sabirin, M.Sc., keterampilan atlet oleh Etno Setyagraha, S.Or., M.Or., serta pentingnya periodisasi latihan jangka panjang untuk mencapai performa optimal yang disampaikan oleh Dr. Mury Kuswari, S.Pd., M.Si.

Dengan berbekal materi komprehensif dari aspek olahraga, kesehatan, dan gizi, para peserta diharapkan mampu memberikan intervensi kepada atlet secara tepat untuk meningkatkan performa selama latihan hingga berkompetisi.

Webinar Sportifitness 10 turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kompetensi evaluasi kesehatan, gizi, dan performa fisik, SDG 4 (Quality Education) dengan penyediaan akses pendidikan berkualitas melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas, serta SDG 17 (Partnership for the Goals) melalui kolaborasi antara PKGM, ISNA, akademisi, dan praktisi.

Partisipasi PKGM dalam 18th APRU Global Health Conference 2025 di Malaysia

Berita Rabu, 5 November 2025

Kuala Lumpur, Malaysia — Firsta Tiara Putriananda, Asisten PKGM, berpartisipasi sebagai poster presenter dalam 18th Association of Pacific Rim Universities (APRU) Global Health Conference 2025 yang diselenggarakan pada 28–31 Oktober 2025 di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Konferensi internasional ini mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi kesehatan, pembuat kebijakan, serta mahasiswa dari berbagai universitas anggota APRU dan institusi mitra di kawasan Asia Pasifik.

Konferensi tahun ini mengangkat tema “Towards Planetary Health Equity: A Global Call for Shared Solutions”, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dan lintas negara dalam menghadapi tantangan kesehatan global. Topik yang dibahas mencakup dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, pembangunan sistem kesehatan yang berkeadilan, keberlanjutan lingkungan, pendekatan One Health, serta peran inovasi teknologi dan kebijakan kesehatan.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara APRU dan Department of Social and Preventive Medicine, Faculty of Medicine, Universiti Malaya. APRU merupakan konsorsium yang menaungi lebih dari 60 universitas riset terkemuka di kawasan Asia Pasifik dan secara konsisten mendorong penguatan jejaring akademik serta kolaborasi internasional di bidang kesehatan global.

Dalam sesi presentasi poster, Firsta memaparkan hasil penelitian mengenai kejadian sindrom metabolik pada pegawai universitas, yang berkontribusi pada diskusi pencegahan penyakit tidak menular dan penguatan promosi kesehatan di lingkungan perguruan tinggi. Partisipasi ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik serta memperkuat kontribusi PKGM dalam pengembangan penelitian kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDGs khususnys SDG 3: kesehatan yang baik dan kesejahteraan, SDG 4: pendidikan yang bermutu, dan SDG 17: kemitraan untuk mencapai tujuan.

Tim Pengabmas PKGM Temukan Banyak Ibu Hamil Anemia di Pulau Gili Raja, Sumenep

Berita Sabtu, 1 November 2025

Sumenep, PKGM — Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada 16 Oktober 2025 di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut adalah skrining anemia pada ibu hamil, yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan penyuluhan gizi. Kegiatan ini diikuti oleh total 40 peserta, yang terdiri atas ibu hamil dan ibu balita.

Pada akhir sesi penyuluhan, tim pengabmas PKGM melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) kepada seluruh peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, khususnya pada kelompok ibu hamil. Dari 24 ibu hamil yang diperiksa, sebanyak 13 orang, atau lebih dari 50 persen, memiliki kadar Hb di bawah 11 g/dL. Rata-rata kadar Hb ibu hamil tercatat 9,8 g/dL, menandakan anemia tingkat ringan hingga sedang.

Puskesmas pembantu setempat telah memiliki program pencegahan anemia melalui pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada ibu hamil yang didistribusikan melalui bidan desa. Namun, berdasarkan keterangan ibu hamil, sebagian mengaku tidak mengonsumsi TTD, sebagian lainnya menyatakan berhenti mengonsumsi karena stok habis, sementara beberapa ibu hamil bahkan belum pernah menerima TTD sama sekali.

Menurut keterangan bidan setempat, di beberapa desa di Pulau Gili Raja saat ini memang terjadi kekosongan stok TTD, sehingga distribusi kepada ibu hamil menjadi terhambat. Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan tenaga kesehatan, sarana, dan prasarana, mengingat wilayah Pulau Gili Raja termasuk dalam kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Selain faktor layanan kesehatan, tantangan lain yang dihadapi adalah masih adanya mitos-mitos yang tidak tepat terkait kehamilan dan makanan, yang dipercaya oleh sebagian masyarakat. Mitos tersebut berpotensi menghambat pemenuhan asupan gizi yang seimbang bagi ibu hamil, sehingga meningkatkan risiko anemia.

Tim pengabmas PKGM menilai bahwa penguatan program pengabdian masyarakat secara berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah anemia pada ibu hamil di Pulau Gili Raja. Anemia pada masa kehamilan tidak hanya berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi bayi yang dilahirkan. Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), yang selanjutnya meningkatkan risiko terjadinya stunting.

Kegiatan ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Kolaborasi PKGM UGM–HCML Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Cegah Stunting di Pulau Gili Raja Kabupaten Sumenep

Berita Kamis, 30 Oktober 2025

Jawa Timur, 16 Oktober 2025 – Telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM di Pulau Gili Raja, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata PKGM FK-KMK UGM dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya dalam isu ketahanan pangan dan pencegahan stunting yang masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Sumenep.

Pada kesempatan ini, PKGM FK-KMK UGM bekerja sama dengan HCML (Husky-CNOOC Madura Limited) untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Program penyuluhan dilakukan secara berjenjang dan komprehensif, meliputi edukasi gizi kepada anak sekolah sebagai upaya menanamkan kebiasaan makan sehat sejak dini, pendampingan bagi ibu hamil dan ibu balita terkait gizi seimbang dan pencegahan stunting, penguatan kapasitas kader posyandu dalam deteksi dini dan pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pemberdayaan anggota organisasi Fatayat sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi kesehatan di tingkat komunitas.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk mendorong perubahan perilaku yang berbasis bukti dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Melalui pendekatan partisipatif, peserta dari berbagai kelompok sasaran terlibat aktif dalam diskusi, praktik langsung, dan simulasi, sehingga materi yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan program ini sekaligus berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Secara khusus, kegiatan mendukung SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan ketahanan pangan dan pemahaman gizi; SDG 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui edukasi kesehatan yang bertujuan meningkatkan status gizi ibu dan anak; serta SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara institusi akademik, perusahaan, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat. Harapannya, intervensi ini dapat menjadi langkah awal menuju program yang lebih berkelanjutan dan kolaboratif, serta mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Pulau Gili Raja dan Kabupaten Sumenep secara luas.

Pelatihan Pengembangan Media Edukasi Kesehatan Berbasis Digital bagi Guru SMPIT LHI Banguntapan

Berita Selasa, 28 Oktober 2025

PKGM – Bantul, 24 Oktober 2025 — Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (PKGM FKKMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Media Edukasi Kesehatan Berbasis Digital bagi guru dan pengajar SMPIT LHI Banguntapan, Bantul, pada Jumat (24/10).

Pelatihan ini diikuti oleh 12 peserta yang terdiri dari guru atau wali kelas kelas 7, 8, dan 9, guru penanggung jawab Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta staf pengelola media sosial sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pendidik dalam menyampaikan informasi kesehatan yang akurat, menarik, dan mudah dipahami oleh remaja melalui media digital.

Sesi pertama disampaikan oleh Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes. yang memaparkan mengenai isu-isu kesehatan dan gizi yang banyak dialami remaja, termasuk permasalahan kesehatan mental, anemia, obesitas, hingga perilaku berisiko seperti merokok dan kurang aktivitas fisik. Beliau juga menekankan pentingnya kemampuan para guru dalam mengenali sumber informasi kesehatan yang kredibel, agar tidak terjebak dalam penyebaran hoax atau informasi kesehatan yang tidak berbasis bukti ilmiah.

Sesi kedua materi disampaikan oleh Tira Aristasari, S.Gz. yang memfokuskan pada pengembangan media edukasi berbasis video serta strategi komunikasi melalui media sosial sekolah. Peserta berlatih membuat konten edukatif sederhana menggunakan platform seperti Canva dan CapCut, serta mempelajari cara menyusun pesan kesehatan yang menarik, singkat, dan relevan bagi siswa

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya sekolah sehat, serta memproduksi konten edukasi yang menarik, tepat sasaran, dan berdampak positif bagi siswa. PKGM FKKMK UGM berkomitmen untuk terus mendampingi sekolah dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja, baik melalui pelatihan lanjutan maupun kolaborasi program kesehatan sekolah lainnya.

Pelaksanaan program ini sekaligus berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesehatan dan literasi gizi remaja, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan penguatan kapasitas guru sebagai pendidik Kesehatan dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan UGM.

PKGM Berpartisipasi dalam Pameran Produk Inovasi Klaster pada Pekan Raya Medika FK-KMK UGM 2025

Berita Senin, 20 Oktober 2025

Sleman, PKGM – Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada kembali menggelar Pekan Raya Medika 2025, sebuah ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, riset, dan pengabdian masyarakat dari berbagai unit kerja di FK-KMK. Salah satu rangkaian kegiatan ini adalah pameran produk inovasi klaster, yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 17–18 Oktober 2026, bertempat di Lantai 1 Gedung Radiopoetro FK-KMK UGM.

Pameran ini diikuti oleh lima klaster utama, yakni Klaster Pusat Kajian, Klaster Biomedis, Klaster Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Gizi, Klaster Bedah, dan Klaster Non-Bedah. Masing-masing klaster menampilkan produk dan keluaran riset yang berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) kepada para pengunjung yang hadir.

Sebagai bagian dari Klaster Pusat Kajian, Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) turut berpartisipasi memeriahkan pameran ini. PKGM menampilkan berbagai program, kegiatan, dan produk unggulan yang merefleksikan kontribusi lembaga dalam riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan dan gizi.

Selain PKGM, Klaster Pusat Kajian juga menampilkan kontribusi dari 10 pusat kajian di FK-KMK UGM. Pengunjung dapat melihat beragam inovasi mulai dari modul etik kesehatan dari Pusat Bioetik dan Humaniora Kesehatan, penelitian nyamuk Wolbachia dari Pusat Kedokteran Tropis, hingga produk Jamu Jogorogo dari Pusat Kedokteran Herbal.

Sinergi seluruh pusat kajian ini memperkuat peran FK-KMK UGM dalam mendukung SDG 3: kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 4: pendidikan berkualitas, SDG 8: pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 11: kota dan permukiman yang berkelanjutan, dan SDG 17: kemitraan untuk mencapai tujuan.

Daftar Sekarang! SPORTIFITNESS 10: Short Course & Workshop Sport and Wellness Nutrition Gizi Olahraga Prestasi Level 1 (Basic)

Berita Selasa, 9 September 2025

PKGM UGM dan ISNA mempersembahkan
SPORTIFITNESS 10: Short Course & Workshop Sport and Wellness Nutrition
Gizi Olahraga Prestasi Level 1 (Basic)

📍 SERI WEBINAR (Online via Zoom)
🗓 22, 23, 24 September 2025
💸 Biaya Seri Webinar:
Umum: 950K | Alumni UGM/Anggota ISNA: 885K
💻 Fasilitas: Sertifikat, Materi, Rekaman Zoom
👥 Narasumber:
1. Drs. Anwar, M.Si,
2. Dr. Mirza Hapsari, S.Gz., MPH., RD,
3. Dr. Lilik Sudarwati A, S.Psi., M.H
4. dr. Muhammad Ikhwan Zein, Sp.KO., SubSp.ALK
5. Dr. Mury Kuswari, S.Pd., M.Si,
6. Etno Setyagraha, S.Or., M.Or
7. Dr. dr. Rahmaningsih Mara Sabirin, M.Sc.,
8. Ibtidau Niamilah, S.Gz., MPH

🏨 WORKSHOP (Luring)
🗓 25 & 26 September 2025
📍 Hotel Tara, Yogyakarta
💸 Biaya Workshop:
Umum: 2.500K | Alumni UGM/Anggota ISNA: 2.250K
🍽 Fasilitas: Sertifikat, Materi, Kit Peserta, Makan Siang, dan Coffee Break
👩‍🏫 Narasumber:
1. Dr. Mirza Hapsari, MPH., RD
2. Dian Caturini Sulistyoningrum, B.Sc., M.Sc., Ph.D
👥 Fasilitator:
1. Nurulita Septiana, S.Gz
2. Assyifatu Rahmah Zada, S.Gz
3. Lintang Aryanti, S.Gz
4. Kurnia Maratus Solichah, S.Gz., MS., RD

Biaya jika mengikuti Seri Webinar dan Workshop
Umum: 2.900K | Alumni UGM/Anggota ISNA: 2.610K

📌 Pendaftaran, Daftar Materi, dan Biaya lengkap bisa diakses via: ugm.id/daftarsportifitness10
📞 Info: 0821-3418-3212 (Admin)
📲 IG: @pkgm.ugm | @pp_isna

⚠️ Catatan:
Kegiatan ini akan dilaksanakan apabila kuota minimal peserta terpenuhi.

Peneliti PKGM UGM Angkat Isu Pangan Berkelanjutan di Forum Gizi Dunia

Berita Rabu, 3 September 2025

Dua Peneliti Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM) FK-KMK UGM turut berpartisipasi dalam IUNS-ICN 2025 yang diselenggarakan di Palais des Congrès, Paris pada 24–29 Agustus 2025.

Pada kongres yang mengusung tema utama “Sustainable Food for Global Health”, Dr. Siti Helmyati, DCN., M.Kes. menjadi salah satu presenter dalam Simposium “Understanding Consumer Perceptions of Sustainable Eating Across 5 Countries”. Peneliti yang akrab disapa Ibu Memy ini memaparkan temuan riset mengenai pengetahuan dan persepsi masyarakat Indonesia terhadap konsep sustainable eating atau pola makan ramah lingkungan. Penelitian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PKGM dan University of Guelph, Kanada.

Pesatnya urbanisasi mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama pada makanan olahan yang praktis namun rendah gizi. Salah satunya adalah ultra-processed food yang tidak hanya berdampak negatif bagi kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada kerusakan lingkungan. Untuk menjawab tantangan tersebut, konsep sustainable eating ditawarkan sebagai solusi yang mengedepankan pola makan sehat sekaligus ramah lingkungan.

Selain Dr. Helmyati, peneliti PKGM lainnya, Prof. Dr. Lily Arsanti, STP., MP., juga turut berkontribusi dalam kegiatan IUNS-ICN 2025 dengan mempresentasikan dua poster penelitian berjudul “Addition of Evosorption on Whey Protein Product Increase the Post-prandial Serum Amino Acid” dan “The Nutrient Content, Antioxidant Activity, and Organoleptic Properties of Gelato with the Addition of Red Cabbage (Brassica oleracea L.) Powder”.

Keterlibatan para peneliti PKGM UGM dalam forum internasional ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-2 (Zero Hunger), tujuan ke-3 (Good Health and Well-being), dan tujuan ke-12 (Responsible Consumption and Production). Melalui penelitian dan kolaborasi global, PKGM UGM berkomitmen mendorong terwujudnya sistem pangan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi masyarakat luas.

#IUNSICN2025 #UGM #PKGM #GlobalNutrition #SustainableFood 

 

Kontributor: Lintang Aryanti, S.Gz

123…12

Berita Terkini

  • PKGM Cegah Anemia Remaja Putri melalui Tes Skrining Hb di SMP LHI Banguntapan
    15/12/2025
  • Kolaborasi PKGM dan ISNA Bekali Ketrampilan Ahli Gizi dan Pelatih untuk Performa Atlet Optimal Melalui Sportifitness 10
    26/11/2025
  • Webinar Sportifitness 10 Hadirkan Pakar Olahraga, Gizi, dan Kesehatan untuk Cetak Atlet Indonesia Berprestasi
    25/11/2025
Universitas Gadjah Mada

Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia (PKGM)
(Center for Health and Human Nutrition/CH2N)

Gd Litbang FK-KMK Lt.3, Jalan Medika No.1, Sendowo, Sinduadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Telp./Faks. (0274) 547775
Email: ch2n.fk@ugm.ac.id

© PKGM-FKKMK UGM 2021

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY